BudayaWisata

Mengenal Seni Dan Budaya Tari Kecak Bali

Tarian Tradisional Bali. Dalam budaya Bali, seni tari tidak hanya berfungsi untuk hiburan semata, tetapi lebih dari itu, tarian juga erat kaitannya dengan ritual keagamaan seperti halnya tari kecak bali.

Seni tari yang satu ini sudah sangat mendunia dan menjadi ikon dari Pulau Dewata Bali. Tari Kecak Bali kerap muncul di televisi sebagai bagian dari iklan komersil atau sebagai berita. Tur baik lokal maupun lokal yang sedang melakukan tour di Bali selalu menyempatkan diri untuk menyaksikan pertunjukan Tari Kecak ini.

Ketika kamu mendengar tentang Tari Kecak, yang ada di pikiran kamu adalah pendapat lelaki yang meneriakkan suara ‘cak, cak, cak’. Memang benar, pemain Tari Kecak terdiri dari 50 hingga 150 penari yang di dominasi oleh laki-laki yang duduk bersila dan membentuk lingkaran. Pakaian yang dipakai dalam pementasan berupa kain kotak-kotak hitam putih yang dilingkarkan ke pinggang. Dengan lagu-lagu khas Bali yang dinyanyikan sebagai selingan, para penari pria menari dengan gerakan yang naik sambil meneriakkan “cak cak cak” dengan bersahut-sahutan sehingga tercipta musik akapela yang berirama dan terdengar indah. Tari Kecak tidak suka tarian Bali lainnya yang menggunakan iringan musik Gamelan. Satu-satunya alat musik yang digunakan adalah kincringan yang diikatkan di pergelangkan kaki sang penari.

Saat menari dimulai seorang penari yang diundang sebagai pemimpin akan memberikan nada awal, lalu orang lain akan memberikan tekanan pada nada tinggi dan rendah. Lalu penari lainnya akan berperan sebagai penembang solo dan lagi bertindak sebagai ki dalang sebagai pengantar alur cerita. Tarian yang dibawakan oleh penari wanita juga lebih santai di berlenggak-lenggok tidak seperti penari lainnya yang harus diambil pakem-pakem dari dalam tarian yang diiringi gamelan. Hal ini karena fokus utama berada di jalan cerita dan perpaduan suara dari penari lelaki yang meriakkan ‘cak cak cak.

[tag no=1 tag=[“Pura” ]

Mengenal Tari Kecak Bali

Tari Kecak yang dikenal dengan nama Tari Cak atau Tari Api (Api Api) mengambil tema dari cerita Ramayana dan dari beberapa tokoh terkenal dalam cerita tersebut seperti Rama, seorang pemuda tampan yang baik dan Shinta wanita berparas cantik yang memiliki hati yang baik juga Hanoman sang manusia kera yang membantu rama dalam melawan rahwana yang jahat.

Tarian ini tergolong dalam bahasa yang sakral, karena kompilasi penari yang melakukan pentasnya, mereka yang tak sadar dan melakukan komunikasi dengan Tuhan dan roh dari para leluhur yang mewujudkan harapan-harapannya kepada masyarakat. Karena itu sebelum pementasan Tari Kecak dimulai, kalian akan melihat siapa yang memegang atau Pendeta Hindu yang memimpin doa persembahyangan untuk meminta keselamatan bagi para penari dan juga para penonton.

Tari Kecak yang sangat terkenal dan sangat diminati oleh para wisatawan baik lokal maupun mancanegara adalah Tari Kecak yang berada diUluwatuyang sudah tersohor akan keindahannya.Selain keindahan menarinya, di Uluwatu kalian akan disuguhi keindahan dari keindahannya matahari. Tari Kecak di Uluwatu ini memang dilakukan pada saat matahari tenggelam yaitu sekitar pukul 18.00 waktu setempat, karena itu satu jam sebelum matahari tenggelam, panggung pementasan harus sudah disiapkan pengunjung yang siap-siapa saja untuk menyaksikan matahari tenggelam dan Tari Kecak. Keindahan Pura Uluwatu, menanamnya matahari dan keindahan Tari Kecak pastinya akan membuat kalian ingin kembali ke Bali. Untuk tiket Tari Kecak yang ada di Uluwatu, kalian harus memesan dulu sebelum datang ke sini karena jumlah peminat yang ingin menyaksikan Tari Kecak di Uluwatu ini.

Show More
Loading...

Related Articles

Back to top button
Close