BudayaSejarahWisata

Objek Wisata Dan Budaya di Pura Luhur Uluwatu Bali Menjadi Daya Tarik Para Wisatawan

Pura Uluwatu Bali terletak perbukitan Pecatu selatan Pulau Bali. Dimana termasuk wilayah Desa Pecatu, Kecamatan Kuta,Badung. Lokasi pura Uluwatu dari kota Denpasar berjarak kurang lebih 30 km ke arah Selatan melalui kawasan pariwisata Kuta, Bandara Ngurah Rai Tuban dan Desa Jimbaran. Pura Uluwatu dalam pengider-ider Bali berada di arah barat daya sebagai pura untuk memuja Tuhan yaitu sebagai Batara Rudra. Dimana kedudukan Pura Uluwatu berhadapan dengan Pura Andakasa, Pura Batur dan Pura Besakih. Karena itu banyak umat Hindu yakin Pura Uluwatu sebagai media untuk memohon karunia.

Pesona Pura Uluwatu yang sanggup mengkolaburasikan berbagai elemen alam seperti perbukitan, laut dan budaya adalah keistimewaan yang tak bisa dipungkiri. Anda bisa menyaksikan tari tradisional Bali jelang sunset tiba yang menampilkan tarian seperti; tari kecak di Pura Uluwatu serta tari tradisional kisah Rama dan Shinta. Sebagai tempat pemujaan tentunya Anda juga bisa melihat berbagai upacara di Pura Uluwatu yang dilakukan umat Hindu.

Pura Luhur Uluwatu merupakan salah satu pura di Bali dengan lokasi yang sangat indah. Dengan daya tarik utama panoramanya yang spektakuler. Letak pura luhur uluwatu ini seperti bertengger di ujung tebing batu yang tinggi curam, dengan pemandangan lautnya berwarna biru dan suara gemuruh hantaman ombak yang menghasilkan buih-buih putih suatu pemandangan yang sangat indah. Daerah Pura Uluwatu juga terkenal dimana pantai Pecatu sering digunakan untuk olahraga surfing, juga event lomba internasional seringkali diadakan di sini. Ombak besar pantai pecatu ini memang cocok untuk selancar.

[tag no=1 tag=[“Bangli” ]

Sejarah Pura Luhur Uluwatu

Nama Pura Uluwatu berasal dari kata ulu berarti kepala atau ujung, sedangkan watu berarti batu. Oleh karena itu, yang dimaksud pura Uluwatu adalah Pura yang dibangun pada ujung batu karang. Pura Uluwatu dapat dijangkau dengan berbagai jenis kendaraan. Di kanan dan kiri bangunan dalam komplek Pura Uluwatu terdapat dua palung batu yang bentuknya mirip dengan perahu. Bila disatukan maka terbentuk sebuah sarkophagus yaitu keranda batu dari jaman Megalitik. Disini terdapat situs arkeologi dari abad ke-16 yaitu gapura atau candi bentar bersayap yang langka. pada pintu masuk di Pura Luhur Uluwatu yaitu Candi Paduraksa yang bersayap.

Pura luhur uluwatu ini merupakan salah satu dari enam Pura Sad Kahyangan seperti tertulis dalam Lontar Kusuma Dewa. Pura pura itu adalah Pura Besakih, Pura Lempuhyang Luhur, Pura Goa Lawah, Pura Luhur Batukaru ,Pura Pusering Jagat dan pura luhur uluwatu itu sendiri .Pura Uluwatu merupakan Pura Sad Kayangan yang dipercaya oleh umat Hindu Bali sebagai penyangga dari sembilan mata angin. Pura Uluwatu ini pada mulanya digunakan untuk memuja seorang pendeta suci dari abad ke-11 bernama Empu Kuturan. Menurut sejarah, Empu Kuturan adalah orang yang pertama membangun pura luhur uluwatu ini.Pura Uluwatu ini juga dipakai untuk memuja pendeta suci lainnya yaitu Dang Hyang Nirartha, yang datang ke pulau Bali di tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan sucinya dengan Moksah atau Ngeluhur di tempat ini. Kata inilah yang menjadi asal mula nama Pura Luhur Uluwatu.

Pura luhur Uluwatu terletak diketinggian sekitar 100 meter dari permukaan laut. Di depan komplek pura uluwatu terdapat hutan kecil yang disebut alas kekeran, dimana hutan kecil itu berfungsi sebagai penyangga kesucian pura. Pura luhur Uluwatu mempunyai beberapa pura pesanakan, yaitu Pura Bajurit, Pura Pererepan didesa pecatu,Pura Karang Boma ,Pura dalem Kulat, Pura Goa tengah,Pura Dalem Selonding dan Pura Dalem Pangleburan. Masing-masing pura ini mempunyai kaitan dengan Pura luhur Uluwatu. Piodalan di Pura Uluwatu, Pura Bajurit, Pura Pererepan dan Pura Kulat jatuh pada Selasa Kliwon Wuku Medangsia setiap 210 hari. Manifestasi Tuhan yang dipuja di Pura luhur Uluwatu adalah Dewa Rudra.

Tags
Show More
Loading...

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button
Close